Minggu 11 Agustus 2024
Hari Ketujuh KKN: Semarak Perlombaan 17-an Agustus di Dusun Gajihan
Hari ketujuh KKN kami di desa ini melaksanakan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79. Sejak pagi, desa sudah dipenuhi semangat kebersamaan dan kegembiraan. Warga desa, dari anak-anak hingga orang tua, berkumpul di rumah ketua karang taruna dusun gajihan untuk mengikuti berbagai perlombaan yang telah disiapkan oleh karang taruna tunas muda yang berkolaborasi dengan kelompok kkn 78. Suasana penuh keceriaan dan kekompakan sangat terasa sepanjang hari.
Perlombaan pertama yang kami adakan adalah lomba masukkan sedotan dan pensil ke dalam botol. Lomba ini terbagi menjadi dua sesi: sesi pertama memasukkan sedotan ke dalam botol, yang digantung pada tali, dan sesi kedua memasukkan pensil yang diikat pada pinggang peserta. Terlihat mudah, tetapi kedua sesi ini cukup menantang. Peserta harus berusaha keras mengendalikan arah sedotan atau pensil sambil menjaga keseimbangan tubuh mereka. Banyak momen lucu terjadi ketika sedotan atau pensil tidak mau masuk ke dalam botol, menimbulkan gelak tawa dari penonton yang menyaksikan.
Setelah lomba masukkan sedotan dan pensil ke dalam botol, kami melanjutkan dengan lomba pukul air. Dalam lomba ini, peserta diberi pelepah pisang yang digunakan untuk memukul air yang sudah di siapkan dan mata peserta di tutup dengan kain agar tidak terlihat. Walau terlihat sederhana, ternyata banyak peserta kesulitan untuk memukul air di karenakan mata tertutup. Beberapa peserta bahkan terlalu bersemangat memukul air hingga tidak sengaja memukul lawan mainya. Kemeriahan dan tawa dari penonton semakin membuat suasana menjadi lebih hangat dan akrab.
Lomba berikutnya adalah lomba kempit balon. Peserta lomba berpasangan, dan mereka harus berjalan bersama sambil mengapit balon di antara tubuh mereka. Tantangannya adalah menjaga balon agar tidak jatuh atau meletus sepanjang perjalanan dari titik start hingga finish. Sering kali pasangan peserta terlihat panik saat balon mereka hampir terlepas, atau malah tertawa terbahak-bahak saat balon tiba-tiba meletus karena terlalu kencang dijepit. Meskipun begitu, semua peserta bersemangat menyelesaikan lomba dengan gembira.
Setelah serangkaian lomba individu, tiba saatnya kami, tim KKN, berhadapan dengan tim karang taruna desa dalam dua lomba seru: ular naga dan voli air.
Lomba pertama adalah ular naga. Setiap tim terdiri dari beberapa orang yang berbaris memanjang, saling memegang pundak orang di depannya, dan berusaha menangkap ekor tim lawan sambil menjaga agar ekor tim sendiri tidak tertangkap. Lomba ini benar-benar menguras tenaga dan memerlukan strategi yang baik. Dalam perlombaan ini, kami berhasil menangkap ekor tim karang taruna, yang membuat kami merasa sangat puas dan semakin bersemangat untuk lomba berikutnya.
Lomba berikutnya adalah voli air, yang dilakukan di lapangan voli tim KKN berhasil memenangkan pertandingan ini. Kemenangan ini disambut dengan sorak sorai dari para pendukung dan warga desa yang menonton.
Setelah semua perlombaan selesai, malam harinya kami semua berkumpul di lapangan desa untuk menyaksikan lomba voli antar RT yang sudah menjadi tradisi tahunan di desa ini. Pertandingan berlangsung sengit dan sangat menghibur, dengan setiap tim memberikan performa terbaik mereka. Kami duduk bersama warga desa, menikmati malam yang cerah dan penuh semangat.
Hari ketujuh KKN ini benar-benar memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Keterlibatan kami dalam perlombaan 17-an tidak hanya menjadi momen untuk bersenang-senang, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan warga desa, terutama dengan para pemuda karang taruna. Kemenangan dalam lomba ular naga dan voli air menambah rasa bangga dan kebersamaan di antara kami. Kami pulang dengan hati yang penuh kegembiraan, membawa kenangan indah tentang semangat kemerdekaan yang begitu hangat dirayakan di desa ini.



Komentar
Posting Komentar